Sebagai pebisnis, jangan mengira yang butuh kemasan itu hanya produk tembakau. Secara umum, kemasan adalah salah satu bagian penting yang akan membantumu mengembangkan brand / merk bisnismu. Ini karena kemasan bisa dibilang adalah moment pertama calon konsumenmu berkenalan dengan produkmu. Maka sebaiknya kamu tidak meremehkan perihal kemasan produk. Bahkan kalau perlu lakukan evaluasi secara berkala terhadap kemasan produk agar fungsi kemasan sebagai “daya tarik” tidak luntur dan bisa ditingkatkan secara optimal.

Lalu bagaimana cara agar kemasan produkmu mampu meningkatkan penjualan?

Berikut ini ada sedikit penjelasan dari Genta Mahesa, seorang pemilik bisnis, juga seorang praktisi Digital Marketing di Indonesia.

kemasan produk - fauzi media

Betapa Pentingnya Kemasan Produk

Terdapat beberapa point kalau kita ingin membahas perihal kemasan. Kamu bisa mulai memperhatikan point-point berikut berdasarkan skala prioritasmu sendiri. Terapkan ini dalam bisnismu sebagai langkah usahamu untuk meningkatnkan brand identity yang target akhirnya pastilah ke penjualan.

– Efektifitas
– Keamanan Pangan (terutama produk makanan & minuman)
– Kemudahan Pengiriman
– Desain yang menarik
– Sisipkan Promosi Informasi
– Budget Untuk Kemasan

Lalu bagaimana agar penjualan bisa meningkat dengan kemasan produk yang keren?

1. Evaluasi Produk

Pertama evaluasi produkmu. Ingat, jangan sampai dirimu menjadi acuan dalam penentuan produk ataupun kualitas produk. Karena produk ini nantinya dijual ke banyak orang, bukan dijual ke dirimu sendiri. Pelajari dengan baik produkmu. Pastikan kamu punya diferensiasi “Pembeda Abadi”. Lalu bagaimana kamu ingin menciptakan imej tentang produkmu di mata calon konsumen. Apa nilai tambah yang ingin kamu berikan sehingga kamu bisa selangkah lebih maju dari kompetitor. Pikirkan itu dengan matang.

Lalu selanjutnya pelajarilah calon konsumenmu. Buat catatan detil tentang profil mereka. Semakin detil catatanmu, itu akan semakin bagus. Jika kamu sudah kenal dengan target pasarmu, selanjutnya pikirkan bagaimana cara mendistribusikan produkmu ke mereka.

 

2. Kuatkan “Brand Identity”

Apa sih yang dinamakan Brand Identity? Dalam terjemahan bebas, kita bisa mengartikan sebagai identitas merk. Identitas ini biasanya gabungan dari beberapa gambar yang dijadikan satu membentuk sebuah logo. Dari logo, akan dipadukan kembali dengan tulisan sebagai tagline. Contoh, Identitas merek (brand identity) dari Yamaha adalah logo garputala
dan tagline “Semakin Didepan” yang sudah melekat dibenak masyarakat. Tapi ada satu hal terkait brand identity ini. Selain dilekatkan pada kemasan, brand identity juga harus ‘dimainkan’ pada apapun yang mewakili bisnismu. Entah itu website, brosur, akun sosmed, banner, pamflet, dll.

 

3. Perluas Engagement

Ketika 2 point diatas sudah terpenuhi, langkah berikutnya adalah memperluas jangkauan. Hal ini dimaksudkan agar semakin banyak orang tahu dan mengenal produkmu. Manfaatkan berbagai platform di media digital. Kamu bisa membuat blog, website, dan sosial media. Hal tersebut sangat vital di jaman serba digital seperti sekarang ini. Bangun komunikasi dua arah dengan calon konsumenmu. Semakin banyak dan semakin luas jangkauan, maka akan semakin luas pengaruh produkmu untuk mendatangkan pembeli dan menjadikan mereka sebagai pelanggan. Kreativitasmu dalam membangun komunikasi dengan calon pelanggan, akan menentukan seberapa loyal mereka terhadap brand dan produkmu.

Dari point-point yang sudah dijelaskan diatas, kini kamu mulai punya sedikit gambaran tentang bagaimana kemasan produk ternyata bisa sangat mempengaruhi besarnya penjualan produk kita. Gunakan 3 point diatas untuk meningkatkan penjualan produkmu.

Ingin meningkatkan penjualan dengan cara mengubah kemasan produk? Kamu bisa konsultasi dengan ahlinya. Fauzi Media telah berpengalaman dalam hal mengembangkan ide dalam pembuatan kemasan produk. Langsung ditangani oleh pakar ilmu komunikasi pemasaran yang sudah berpengalaman di bidang “Brand Identity” selama lebih dari 8 tahun. Klik disini untuk menghubungi kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *